ABSTRAK, Koleksi Buku-Buku Terbaru

Oleh : Desy Selviana

Perpustakaan pada umumnya memiliki koleksi buku yang banyak dan terletak dibeberapa rak yang berada di tempat yang terpisah. Sehingga akan sedikit mempersulit mencari buku yang diinginkan oleh pemustaka/pengunjungperpustakaan.

Koleksi dianggap bermanfaat karena dapat digunakan sebagai rujukan atau acuan dalam hal memberi jawaban terhadap pertanyaan yang dihadapi oleh pustakawan/pengelola perpustakaan. Salah satu Jenis bahan rujukan lainnya adalah abstrak. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, telah menerbitkan ABSTRAK, Koleksi Buku-Buku Terbaru Tahun 2017. Abstrak ini di susun berdasarkan Sistem Klasifikasi (DDC) sebanyak 169 judul. Penerbitan Abstrak ini, berdasarakan pengadaan buku tahun 2016.

Selain abstrak sebanyak 169, juga terdapat informasi mengenai indeks judul dan indeks pengarang. Diharapkan  dengan diterbitkanya Abstrak ini, memudahakan mengerti secara cepat isi dari buku, sehingga pemustaka bisa memutuskan apakah perlu membaca lebih lanjut atau tidak, juga dapat sebagai sarana temu kembali koleksi.

MONITORING DAN EVALUASI LAYANAN PERPUSTAKAAN

Oleh : Desy Selviana

 

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan monitoring dan evaluasi layanan perpustakaan, dilaksanakan di 14 (empat belas) kabupaten/kota yang berkaitan dengan pencanangan gerakan 1.000 titik layanan di 24 kabupaten/kota se Sulawesi Selatan, pada tanggal 17 Oktober 2016 oleh Gubernur Sulawesi Selatan Bapak Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M. Si.

Dari 14 Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan, permasalahan di layanan perpustakaan pada prinsipnya hampir sama, diantaranya :

  • Ruangan layanan perpustakaan sudah ada namun kondisi masih kurang layak dan kurang nyaman untuk dipergunakan;
  • Kurangnya sarana dan prasarana penunjang layanan perpustakaan seperti internet, OPAC, layanan anak, layanan digital, layanan audio visual, layanan disabilitas; SOP layanan dan lain-lain;
  • Terbatasnya koleksi buku bacaan;
  • Terbatasnya pengelola layanan perpustakaan yang sesuai dengan bidangnya (pustakawan);
  • Masih kurangnya pemahaman materi mengenai perpustakaan bagi pengelola layanan perpustakaan;
  • Terbatasanya jangkauan layanan perpustakaan keliling karena terbatasnya anggaran, pengelola layanan, serta sarana dan prasara perpustakaan keliling.
  • Perubahan instansi dari kantor/badan menjadi dinas sehingga pelantikan  pejabat struktural baru;
  • Masih kurangnya minat baca masyarakat, sehingga jasa layanan perpustakaan tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Permasalahan diatas perlu ditindaklanjuti dan dibenahi serta dipenuhi secara terintegrasi dengan pihak-pihak terkait dengan cara meningkatkan :

  1. Sumber Daya Manusia
  2. Anggaran
  3. Gedung/ Ruangan & Perabot
  4. Koleksi
  5. Layanan
  • Untuk mengembangkan layanan dapat dilakukan dengan promosi layanan secara periodik dan kontinyu, bersikap ramah dalam memberikan pelayanan, penataan koleksi secara baik dan sistematis, jeli melihat peluang sesuai kondisi masyarakat, memanfaatkan teknologi informasi serta bekerjasama dengan berbagai tokoh seperti penulis, pendongeng dsb.
  • Meningkatan kemampuan untuk melakukan janji pelayanan dengan segera, tepat dan memuaskan;
  • Meningkatan kesediaan untuk membantu pemustaka dan memberikan pelayanan dengan cepat.

PROMOSI LAYANAN INFORMASI PERPUSTAKAAN

Oleh : Desy Selviana

 

Promosi perpustakaan telah dilaksanakan sampai saat ini, karena masyarakat harus diingatkan terus menerus secara efektif, tentang keberadaan perpustakaan. Untuk menarik minat masyarakat agar memanfaatkan jasa perpustakaan, salah satunya dengan pembuatan brosur UPT. Layanan Perpustakaan dan brosur Layanan Perpustakaan Umum.

 

Pembuatan brosur sebagai upaya promosi selain untuk meningkatkan pemanfaatan perpustakaan oleh pengguna, juga dapat dijadikan sarana untuk membangun citra positif. Promosi ini juga merubah sikap pengguna yang tadinya tidak tahu, tidak senang dan tidak mau menggunakan jasa perpustakaan menjadi tahu, senang dan mau menggunakan.

 

Brosur tersebut, yang berisikan informasi tentang layanan koleksi umum; layanan perpustakaan keliling; layanan sirkulasi; layanan referensi; layanan story telling; layanan koleksi kurikulum; layanan surat kabar/tabloid; layanan majalah/jurnal; layanan anak; layanan informasi perpustakaan; layanan bimbingan sumber rujukan; layanan penelusuran informasi; layanan disabilitas; layanan OPAC; layanan pusat peraga IPTEK; layanan BI Corner; layanan perpustakaan Abd. Rayid Dg. Lurang; layanan PaDi (Pustaka Digital); website Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan http://dpksulsel.id; serta sarana penunjang seperti wifi, kantin, tempat penitipan barang, mushollah dan kantin.

 

Agar hasil promosi maksimal sesuai yang diinginkan, pengelola perpustakaan meningkatkan sikap yang positif sehingga mampu menyakinkan atau menyadarkan para pengguna perpustakaan memberikan penilaian yang baik tentang layanan perpustakaan sehingga promosi mampu menumbuhkan minat dan ketertarikan pengguna untuk memanfaatkan jasa perpustakaan. 

GUBERNUR SYAHRUL YASIN LIMPO BERKUNJUNG KE PERPUSTAKAAN

 

Oleh : Desy Selviana

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo (SYL) aktif yang menulis buku terbanyak di Indonesia dan telah memperoleh penghargaan dari  Lembaga Prestasi Rekor Indonesia-Dunia (Leprid), masih menyempatkan waktunya menulis hingga ; 13 buku, diantaranya berjudul Berhentilah Mengaduk Samudera, 2006; Jangan Marah di Muara, 2006; Ambil tanganku, Kuambil tanganmu, 2007; Sulsel go green : menjaga lingkungan menuai rahmat, 2012; Ketegaran kenangan cinta: satu tahun kepergian Rinra Sujiwa Syahrul Putra, 2012; SYL Way: Kearifan Lokal, 2012; SYL Way : Berrtabur Bintang, 2012; Jangan Marah di Muara, 2013; SYL Way II Genius Culture, 2013; SYL Way 3: Kebajikan Pemimpin, 2014.

Di awal Tahun 2018, SYL berkesempatan berkunjung ke Layanan Perpustakaan Umum, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Provinsi Sulsel di Jalan Sultan Alauddin Km. 7 Tala’salapang, Makassar pada hari Selasa tanggal 16 Januari 2018, dalam kunjunganya SYL menghampiri setiap meja baca dan berdialog dengan pemustaka tentang koleksi buku, layanan perpustakaan, sarana prasarana, serta kendala dan hambatan yang dihadapi.

SYL juga berkesempatan menelusuri rak buku dan mengunjungi layanan referansi, layanan BI Corner, layanan anak-anak, dan membaca buku dongeng anak nusantara, serta berdialog dengan petugas layanan. 

Peresmian BI Corner dan sosialisasi ciri ciri keaslian uang rupiah

Oleh : Desy Selviana

 

Peresmian BI Corner dan Penandatangan MOU serta sosialisasi “ciri ciri keaslian uang rupiah” Bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Bambang Kusmiarso dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Abd. Rahman. Acara ini berlangsung pada tanggal 15 November 2017 di Layanan Umum, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan.
Sosialiasi tentang “ciri ciri keaslian uang rupiah“ sebagai bentuk pengenalan keaslian nilai pecahan rupiah yang dihadiri 200 peserta. Diharapkan agar masyarakat selalu waspada terhadap uang yang beredar illegal, cerdas dalam menela’ah kemurnian uang, sehingga sedikit membantu struktur perekonomian.

 

Peresmian BI Corner "Perpustakaan Lontara" ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel, Bambang Kusmiarso, yang disaksikan oleh pejabat jajaran DPK dan mahasiswa. DPK Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu perpustakaan umum yang terpilih oleh Bank Indonesia dalam program BI Dedikasi Untuk Negeri sebagai bagian dari kegiatan CSR BI. BI Corner merupakan program sosial yang bertema “Indonesia Cerdas”, berisi informasi tentang laporan, informasi, publikasi, dan kebijakan yang diambil Bank Indonesia. Selai itu, literatur dalam bentuk buku dan koleksi online, yaitu Buku Elektronik (IG Publishing), Jurnal Elektronik (ScienceDirect, JSTOR, ProQuest, Emerald, Buletin Indonesian Economic Studies), Database Online (Currency News, Bankscope, EPFR, Bussiness Monitor Online, Hukum Online, IMD), dan Berita online (Asian Wall Street Journal, Financial Times, The Economist, Harvard Business Review, dan Dotsolution).