PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PENULISAN KARYA ILMIAH ANGKATAN V

Oleh : Desy Selviana

Pustakawan perlu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penulisan karya ilmiah di bidang PERPUSDOKINFO (perpustakaan, dokumentasi, dan informasi) sehingga mampu mengembangankan profesi dan memperoleh pengakuan status demi eksistensi profesi pustakawan di masyarakat.

Kegiatan Diklat Penulisan Karya Ilmiah Angkatan V, dilaksanakan tanggal 9 s/d 21 April 2014 di Hotel Aryaduta Makassar, dan telah dibuka secara resmi oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI, Bapak Drs Muhammad Syarif Bando MM.

Diklat tersebut, bertujuanan untuk memberikan pembekalan kepada 30 orang pustakawan yang berasal perpustakaan umum, perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan sekolah. Peserta yang berhasil mengikuti pendidikan dan pelatihan sesuai dengan tata tertib akan di berikan STTPPP (Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan), setelah melewati 3 (tiga) tahap kegiatan belajar mengajar, yaitu pada awal pendidikan dan pelatihan (pre test), proses diklat dan akhir diklat (post test). Evaluasi dilakukan melalui pengamatan dan penilaian yang meliputi 2 (aspek), yaitu : aspek sikap dan perilaku (20%) meliputi unsur kedisiplinan, kerjasama dan prakarsa, serta aspek penguasaan materi bobot 80%.

Bibliografi Khusus

Oleh : Desy Selviana

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan telah menerbitkan Bibliografi Khusus, sebagai bahan rujukan kepada pemustaka/pengunjung perpustakaan yang membutuhkan informasi. Bibliografi tersebut di entri secara alfabetis berdasarkan nama pengarang serta tersedia indeks judul yang juga di susun secara alfabetis.  Adapun terbitan Bibliografi Khusus, yang telah diterbitkan adalah :

  1. Bibliografi Khusus Ilmu Agama Islam, dengan cakupan 500 entri  bernomor 297
  2. Bibliografi Khusus Ilmu Sosial, dengan cakupan 427 entri bernomor bernomor 300
  3. Bibliografi Khusus Ilmu Ekonomi, dengan cakupan 433 entri bernomor 330
  4. Bibliografi Khusus Ilmu Hukum, dengan cakupan 470 entri bernomor 340
  5. Bibliografi Khusus Ilmu Kesehatan, dengan cakupan 378 entri bernomor 600
  6. Bibliografi Khusus Ilmu Pertanian, dengan cakupan 452 entri bernomor 630

SINOPSIS, Buku Karya Sastra

Oleh : Desy Selviana 

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, telah menerbitkan SINOPSIS, Buku Karya Sastra. Sebanyak 24 judul buku karya sastra telah di buat sinopsis, dari pengadaan buku tahun 2017 adapun judul buku yang di maksud adalah: 

  1. Kisah di Balik Minyak Bumi
  2. Cacing Tanah
  3. Aku Ingin Kembali
  4. Jembatan Pemersatu
  5. Di Balik Kaca Akuarium
  6. Rintihan di antara Batu Karang
  7. Kantauang
  8. Kumpulan Cerita Rakyat Nusantara
  9. Dini si Cantik Perkasa
  10. Pesona Pohon Kerdil
  11. Kapak Sayap Sang Garuda
  12. Luksado
  13. 3 Perempuan Patriot Kalimantan
  14. Buton dalam Gerimis
  15. Anak yang Baik
  16. Di Bawah Kibaran Merah Putih
  17. Mencari Jejak Keris Sengkelat
  18. Misteri Menjelang Malam Purnama
  19. Darongbawah Melawan Hantu
  20. Hikayat Putih Zaitun
  21. Laut Kidul
  22. Riwayat Reog Ponorogo
  23. Putri Wangi dari Kertarahayu
  24. Guruku Sahabatku 

ABSTRAK, Koleksi Buku-Buku Terbaru

Oleh : Desy Selviana

Perpustakaan pada umumnya memiliki koleksi buku yang banyak dan terletak dibeberapa rak yang berada di tempat yang terpisah. Sehingga akan sedikit mempersulit mencari buku yang diinginkan oleh pemustaka/pengunjungperpustakaan.

Koleksi dianggap bermanfaat karena dapat digunakan sebagai rujukan atau acuan dalam hal memberi jawaban terhadap pertanyaan yang dihadapi oleh pustakawan/pengelola perpustakaan. Salah satu Jenis bahan rujukan lainnya adalah abstrak. Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, telah menerbitkan ABSTRAK, Koleksi Buku-Buku Terbaru Tahun 2017. Abstrak ini di susun berdasarkan Sistem Klasifikasi (DDC) sebanyak 169 judul. Penerbitan Abstrak ini, berdasarakan pengadaan buku tahun 2016.

Selain abstrak sebanyak 169, juga terdapat informasi mengenai indeks judul dan indeks pengarang. Diharapkan  dengan diterbitkanya Abstrak ini, memudahakan mengerti secara cepat isi dari buku, sehingga pemustaka bisa memutuskan apakah perlu membaca lebih lanjut atau tidak, juga dapat sebagai sarana temu kembali koleksi.

MONITORING DAN EVALUASI LAYANAN PERPUSTAKAAN

Oleh : Desy Selviana

 

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan monitoring dan evaluasi layanan perpustakaan, dilaksanakan di 14 (empat belas) kabupaten/kota yang berkaitan dengan pencanangan gerakan 1.000 titik layanan di 24 kabupaten/kota se Sulawesi Selatan, pada tanggal 17 Oktober 2016 oleh Gubernur Sulawesi Selatan Bapak Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M. Si.

Dari 14 Kabupaten/Kota se Sulawesi Selatan, permasalahan di layanan perpustakaan pada prinsipnya hampir sama, diantaranya :

  • Ruangan layanan perpustakaan sudah ada namun kondisi masih kurang layak dan kurang nyaman untuk dipergunakan;
  • Kurangnya sarana dan prasarana penunjang layanan perpustakaan seperti internet, OPAC, layanan anak, layanan digital, layanan audio visual, layanan disabilitas; SOP layanan dan lain-lain;
  • Terbatasnya koleksi buku bacaan;
  • Terbatasnya pengelola layanan perpustakaan yang sesuai dengan bidangnya (pustakawan);
  • Masih kurangnya pemahaman materi mengenai perpustakaan bagi pengelola layanan perpustakaan;
  • Terbatasanya jangkauan layanan perpustakaan keliling karena terbatasnya anggaran, pengelola layanan, serta sarana dan prasara perpustakaan keliling.
  • Perubahan instansi dari kantor/badan menjadi dinas sehingga pelantikan  pejabat struktural baru;
  • Masih kurangnya minat baca masyarakat, sehingga jasa layanan perpustakaan tidak dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

Permasalahan diatas perlu ditindaklanjuti dan dibenahi serta dipenuhi secara terintegrasi dengan pihak-pihak terkait dengan cara meningkatkan :

  1. Sumber Daya Manusia
  2. Anggaran
  3. Gedung/ Ruangan & Perabot
  4. Koleksi
  5. Layanan
  • Untuk mengembangkan layanan dapat dilakukan dengan promosi layanan secara periodik dan kontinyu, bersikap ramah dalam memberikan pelayanan, penataan koleksi secara baik dan sistematis, jeli melihat peluang sesuai kondisi masyarakat, memanfaatkan teknologi informasi serta bekerjasama dengan berbagai tokoh seperti penulis, pendongeng dsb.
  • Meningkatan kemampuan untuk melakukan janji pelayanan dengan segera, tepat dan memuaskan;
  • Meningkatan kesediaan untuk membantu pemustaka dan memberikan pelayanan dengan cepat.